Monday, February 6, 2012


Andai Rasulullah Masih Ada
Semerbak lah Haruman Baginda.....

Tatkala terdengar alunan lagu "Laukana Bainana"
fikiran ini menerawang teringatka Indahnyer Peribadi Rasulullah........
airmata mengalir secara tiba tiba....Ya Allah....dapatkah aku bertemu Rasulullah
teringat beberapa sifat dan peribadi Rasulullah yang pernah aku dengar sewaktu menonton rancangan rancangan berunsur keugamaan di tv........aahhhhhh indahnya ciptaan mu Ya Allah....antara yang masih aku ingat.....

Para sahabat yang sentiasa bersamanya sentiasa meneliti bentuk tubuh tokoh kesayangannya secara terperinci. Di antara kata-kata appresiasi mereka yang pernah melihat baginda SAW:

*Aku belum pernah melihat lelaki yang sekacak Rasulullah. Aku melihat cahaya memancar dari lidahnya.

*Seandainya kamu melihat Rasulullah SAW, kamu akan merasa seolah-olah sedang melihat matahari terbit.

*Aku pernah melihat Rasulullah SAW di bawah sinaran bulan. Aku bandingkan wajahnya dengan bulan, akhirnya aku sedari bahawa Rasulullah SAW jauh lebih cantik daripada sinaran bulan.

*Rasulullah SAW seumpama matahari yang bersinar. Aku belum pernah melihat lelaki setampan Rasulullah SAW.

*Apabila Rasulullah SAW berasa gembira, wajahnya bercahaya seperti bulan purnama dan dari situ kami mengetahui yang baginda sedang gembira.

*Kali pertama memandangnya, sudah tentu kamu akan terpesona.

*Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat.

*Wajahnya seperti bulan purnama.

*Dahi Baginda luas, raut kening tebal, terpisah di tengahnya. Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa marah.

*Mata Baginda hitam dengan bulu mata yang panjang.

*Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli di bahagian sudut.

*Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali pertama kali melihatnya.

*Mulut baginda sederhana luas dan cantik.

*Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan.

*Apabila berkata-kata cahaya kelihatan memancar dari giginya.

*Janggutnya penuh dan tebal menawan.

*Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca. Warna lehernya putih seperti perak sangat indah.

*Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.

*Rambutnya sedikit ikal.

*Rambutnya tebal kadang-kadang menyentuh pangkal telinga dan kadang-kadang mencecah bahu tapi disisir rapi.

*Rambutnya terbelah di tengah.

*Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur dari dada ke pusat.

*Dadanya bidang dan selaras dengan perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih daripada biasa.

*Seimbang antara kedua bahunya.

*Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya , jarinya juga besar dan tersusun dengan cantik.

*Aku tidak pernah menyentuh sebarang sutera yang tipis mahupun tebal yang lebih lembut daripada tapak tangan Rasulullah SAW.

*Perut betisnya tidak lembut tetapi cantik. kakinya berisi, di tapak kakinya terlalu licin sehingga tidak melekat air. Terlalu sedikit daging di bahagian tumit kakinya.

*Warna kulitnya tidak putih seperti kapur atau coklat tapi campuran antara coklat dan putih. Warna putihnya lebih banyak.

*Warna kulit Baginda putih kemerah-merahan.

*Warna kulitnya putih tapi sihat.

*Kulitnya putih lagi bercahaya.

*Binaan badannya sempurna, tulang-temulangnya besar dan kukuh.

*Badannya tidak gemuk.

*Badannya tidak tinggi dan tidak pula rendah, kecil tapi berukuran sederhana lagi kacak.

*Perutnya tidak buncit.

*Badannya cenderung kepada tinggi. Semasa berada di kalangan orang ramai, baginda kelihatan lebih tinggi daripada mereka.

*Sekalipun baginda miskin dan lapar tapi tubuhnya lebih gagah dan sihat daripada orang yang cukup makan.Aku tidak pernah melihat seorang lelaki yang lebih gagah dan berani daripada Rasulullah SAW.

Begitu hebat personaliti dan ketokohan Baginda SAW. makhluk terpuji dan teragung di muka bumi. Kesimpulannya Nabi Muhammad SAW adalah manusia agung yang ideal dan sebaik-baik contoh sepanjang zaman.




HAYATI AMALAN HARIAN RASULULLAH SAW.
Kita semua menyedari bahawa hidup ini hanyalah sesaat..
Ingatlah sesungguhnya HariAkhirat adalah alam kekal abadi .
Oleh itu bersiap sedialah dengan bekalan yang sejati.
Tidaklah hairan, mengapa orang Mukmin semakin hari semakin bertakwa.
Kerana mereka tahu dan sadar bahwa SEMAKIN HARI SEMAKIN DEKAT PERJUMPAAN DENGAN ALLAH SWT.
Sehingga hari-harinya dilalui dengan kesibukan untuk MEMPERBAIKI DIRI dengan amal. Soleh.Salah satu usahanya adalah melahirkan kebaikan dan kebajikan dengan MENGAMALKAN SUNNAH HARIAN Rasulullah SAW.Rakan-rakan se-iman, marilah kita menghentikan sejenak aktiviti kita sehari-hari yang menyibukkan diri, agar kita dapat sejenak waktu untuk BERHENTI, BERFIKIR,MERENUNG dan MENCONTOH teladan kita semua RASULULLAH SAW, melalui AL-QOLAM singkat ” 7 Sunnah Harian NABI SAW ”, agar menjadikan hidup kita lebih bermakna, untuk mempersiapkan diri kita demi memenuhi sisa-sisa kehidupan kita.

1. Shalat Tahajud
Kita semua mengetahui, bahwa Shalat Tahajud adalah SHALAT TERAMAT PENTING SETELAH SHALAT FARDHU (wajib) lima waktu.
Kerana dengan shalat Tahajud Allah SWT akan MENGANGKAT MAQOM kehidupan manusia.
Shalat Tahajud dilakukan diwaktu malam (setelah tidur) kerana di saat malam-sunyi tersebut melakukan shalat akan LEBIH KHUSYUK dan bacaan di waktu dini hariLEBIH BERKESAN.

Al-Isra : 79 ”Dan dari sebahagian malam hendaklah engkau bangun (tahajud), sebagaiAMALAN TAMBAHAN untukmu.
Semoga Tuhanmu mengangkat (derajatmu) ketempat terpuji”.
Abu Hurairah R.A meriwayatkan RASULULLAH SAW bersabda :
”Tuhan kita turunSETIAP MALAM ke langit dunia pada SEPERTIGA MALAM terakhir, dan berfirman – Siapa yang BERDOA kepada-Ku PASTI AKU KABULKAN, siapa yang MEMOHON kepada-Ku PASTI AKU BERI, dan siapa yang MEMOHON AMPUN kepada-Ku,PASTI AKU AMPUNI !” (HR. Al-Jama’ah).

Amr bin Al-Ash meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda :”Sedekat-dekat hamba kepada Allah SWT adalah PADA TENGAH MALAMTERAKHIR. Apabila engkau bisa termasuk golongan orang BERDZIKIR mengingatAllah SWT pada saat itu, maka lakukanlah ” (HR. Al-Hakim).

Salman Al-Farisi meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda :

”Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalah KEBIASAAN ORANG SOLEH sebelum kamu, JALAN MENDEKATKAN DIRI kepada Tuhan, PENEBUS KESALAHAN,PENCEGAH DOSA, serta PENGHALAU SAKIT ”.

Subhanallah ! Demikian besarnya keutamaan Shalat Tahajud. Marilah kita mulai rutin lakukan !

Pelaksanaan :-

Shalat malam sebaiknya DILAKUKAN DI RUMAH, bukan di Masjid.

- Bacaan shalat malam BOLEH NYARING dan juga BOLEH PELAN.

- Jumlah rakaatnya MINIMAL 2 rakaat, 4, 8, dst, tidak terbatas.

- Diakhiri dengan SHALAT SUNNAH WITIR 3 rakaat, ganjil.


2. Membaca & Mempelajari AL-QUR’AN

Rakan Muslim, terjadinya berbagai masalah kompleks dalam kehidupan pribadi,keluarga, organisasi, perusahaan dan bernegara, terjadinya karena semua bersumber kepada AL-QUR’AN TIDAK DIJADIKAN SEBAGAI PETUNJUK dan PEDOMANHIDUP.

Kinilah saatnya kita ”kembali untuk mendalami” kitab yang bersumber dari Allah SWT!(bukan karangan manusia !) tersebut.Al-Qur’an sebaiknya dipelajari secara SISTEMATIS, diungkap maknanya, digali kandungannya dan isinya sebagai PEDOMAN HIDUP.

Bahkan secara transendental- psikologis, Al-Qur’an harus didekati secara emosional, MELIBATKAN PERASAAN dalam upaya menyelami makna terdalam dan hikmah tertinggi yang dimiliki.

”Dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah SWT yang maha Pemurah kepada mereka,mereka MENYUNGKUR, BERSUJUD dan MENANGIS” (QS. Maryam : 58)

HR.Tirmidzi :”Al-Quran adalah kitab Allah SWT yang berisi SEJARAH UMAT sebelum kamu,BERITA UMAT sesudahmu, kitab yang MEMUTUSKAN/menyelesaikan urusan diantara kamu, yang nilainya bersifat PASTI & ABSOLUT. Siapa saja yang durhaka”meninggalkannya” pasti Allah SWT akan ”memusuhinya”. Siapa yang MENCARIPETUNJUK SELAIN AL-QUR’AN, PASTI AKAN TERSESAT. Al-Qur’an adalah tali Allah yang sangat kuat, PERINGATAN YANG BIJAKSANA dan JALAN YANG SANGAT LURUS

Langkah yang sebaiknya kita lakukan adalah dengan :

- Membacanya

- Mencatatnya

- Menghafalnya

- Memahaminya

- Mengamalkannya

Perlu diingat, bahwa Al-Qur’an baru terbukti menjadi petunjuk ketika ada

KENYATAAN DALAM PRAKTEK KEHIDUPAN kita.

Agar pendalaman Al-Qur’an yang kita lakukan semakin berimplikasi positif bagi kita dan manusia secara umum, maka dalam MENGEKSPLOITASI isi, kisah, hikmah Al-Qur’an seharusnya kita belajar kepada para ulama yang sudah lebih awal dan lebih panjang menadaburi Al-Qur’an termasuk sejumlah tafsir dan karya tulis.

Sedemikian pentingnya sebuah kandungan makna/isi Al-Qur’an, sampai Allah SWT berfirman :

”Kalau sekiranya kami turunkan Al-Qur’an kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya TUNDUK TERPECAH-PECAH disebabkan TAKUT KEPADA ALLAH SWT. Perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka BERPIKIR ! ” (QS.Al-Hasyr : 21)


3. Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid

Rasulullah SAW menyampaikan sebuah hadits di hadapan para sahabatnya, ketika menanyakan salah seorang jamaahnya tidak terlihat dalam shaf shubuh berkali-kali :

”Sungguh, shalat yang PALING BERAT BAGI ORANG MUNAFIK, adalah shalat Isyadan SHALAT SHUBUH. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, mereka pasti mendatangani keduanya, SEKALIPUN DENGAN MERANGKAK ” (HR. Bukhari-Muslim).

Banyak ulama hadits menilai tentang penjelasan hadits ini, di antaranya bahwa untuk menilai seseorang apakah sungguh-SUNGGUH BERIMAN atau malah MUNAFIK,maka dapat dilihat shalat shubuhnya.Shalat Shubuh merupakan satu di antara shalat wajib 5-waktu yang mempunyai KEKHUSUS-AN dan memiliki KEUTAMAAN yang luar biasa.

1.Merupakan SHALAT PALING UTAMA yang diwajibkan pada kaum Muslimin.(merupakan shalat yang sejak awal disyariatkan tetap 2-rakaat).

2.ADZAN shubuh berbeda dengan adzan shalat wajib lainnya, dengan menambahkan
’Ash-shaltu khairum minan naum’ – ”shalat itu lebih baik dari tidur, sebanyak 2 kali”

3. Rasulullah SAW memberikan DOA KHUSUS setelah shalat shubuh, yang berbeza dengan shalat lain. Doa ini sebagai tambahan ’wirid’ penutup shalat.

Diriwayatkan oleh Abu Dzar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :

”Siapa mengatakan setelah shalat shubuh,

SEBELUM MENINGGALKAN TEMPAT DUDUKNYA dan BERBICARA SEDIKITPUN

– La ilaha illallahu wahdahu lasyarikalah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yuhyi wa yumitu wahuwa ala kulli syain qadir - sebanyak 10X,
maka akan ditulis baginya

10 kebaikan,

dihapus 10 kesalahan

dan diangkat derajatnya 10 kali lebih tinggi.

Satu hari penuh ia terlindungi dari suatu yg tidak disukai, terlindungi dari syetan, tidak ada dosa yang pantas dianggap sebagai dosa,kecuali syirik ” (HR.Tirmidzi).

Rasulullah SAW pernah menasehati Muslim bin harits :

” Jika kamu shalat shubuh, maka bacalah sebelum kamu berbicara – Allahumma ajirni minannar (Ya ALLAH lindungilahaku dari api neraka) – sebanyak 7X, maka jika kamu mati hari itu, ALLAH akan menjauhkanmu dari api neraka ” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i).

4. Rasulullah SAW selalu MENYURUH MEMENDEKKAN BACAAN shalat,KECUALI SHALAT SHUBUH !Abu Barzah Al-Islami meriwayatkan bahwa RasulullahSAW pada shalat shubuh membaca 60 sampai 100 ayat …..sampai sebentar lagi matahari terbit (HR. Muslim).

5. Rasulullah SAW mempunyai BACAAN KHUSUS SHALAT SHUBUH di HARIJUMAT ! Abu Huraira meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW membaca pada rakaat pertama SURAH AS-SAJADAH dan rakaat kedua SURAH AL-INSAN. Keistimewaan ini tidak terjadi pada shalat wajib lainnya !

6. Shalat shubuh TIDAK BOLEH DI-QASAR dan DIJAMAK !Seperti yang juga kita pahami dari beberapa hadits, pada saat shalat shubuh inilah BERGANTI malam dan siang dimulai. Pada saat itu pula MALAIKAT MALAM dan SIANG BERKUMPUL dan BERGANTI TUGAS.

”SHALAT BERJAMAAH LEBIH UTAMA dari shalat sendirian sebanyak 25 kali lipat.Malaikat penjaga malam dan siang BERKUMPUL PADA SHALAT SHUBUH” (HR.Bukhari).

ALLAH SWT berfirman : ”Dan dirikanlah SHALAT SHUBUH. Sungguh, shalat shubuh itu DISAKSIKAN OLEH PARA MALAIKAT” (QS. Al-Isra : 78).

Ada lagi hal utama dalam shalat shubuh, adalah – DUA RAKAAT SHALAT FAJAR (shalat sunah sebelum atau qabliyah shubuh) yang LEBIH BAIK DARI DUNIA & SEISINYA (HR. Muslim).

Rasulullah SAW mengistimewakan shalat ini dengan menggambarkan bahwa :”Seandainya dunia dan seisinya ini adalah sebuah kebaikan, maka JAUH LEBIH BAIK 2RAKAAT SHALAT FAJAR YANG KITA KERJAKAN” !

Selain itu pula, SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DI MASJID bisa menjadi

PENERANG PADA HARI KIAMAT KELAK, seperti yg disabdakan Rasulullah SAW :

”Berilah kabar gembira bagi orang-orang YANG BERJALAN DI KEGELAPANMENUJU MASJID (untuk mengerjakan shalat shubuh) DENGAN CAHAYA YANG TERANG-BENDERANG (pertolongan) PADA HARI KIAMAT ! ” (HR. Abu Dawud,Tirmidzi dan Ibn Majah).

Dari semua pengetahuan kita tentang keutamaan SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DIMASJID INI, kesombongan apalagi pada diri kita yang akan menghalangi untuk menjalankannya ?


4. Melakukan SHALAT DHUHA

”Wahai anak Adam, cukupilah aku dengan melakukan EMPAT RAKAAT SHALAT DHUHA pada pagi hari, maka aku akan MENCUKUPI KEBUTUHANMU pada akhir hayatmu” (HR Ahmad & Abu Ya’la).

Beliau berwasiat kepadaku tentang 3 hal, yang sejak itu aku

TIDAK PERNAH MENINGGALKANNYA :

Pertama - Hendaknya aku tidak tidur sebelum mengerjakan SHALAT WITIR

Kedua - Hendaknya aku tidak meninggalkan dua rakaat SHALAT DHUHA (karena shalat DHUHA adalah shalatnya ’awwabin’-orang yg bertobat kepada ALLAH SWT serta meninggalkan maksiat)

Ketiga - Hendaknya aku BERPUASA 3 HARI setiap bulan - (HR. Tirmidzi dan Nasa’i)

Salah satu makna fungsional shalat DHUHA adalah agar pelakunya

MENDAPATKANREZEKI dan DIJAUHKAN DARI KEMISKINAN :

”Shalat DHUHA itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan, dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali orang-orang bertobat” (HR. Tirmidzi)

”Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 2 rakaat – dia TIDAK AKAN dicatat dalam kelompok orang-orang yang LUPA.

Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 4 rakaat – dia dicatat dalam kelompok orang-orang yang AHLI IBADAH.

Siapa yang mengerjakanshalat DHUHA 6 rakaat – pada hari itu segala kebutuhannya DICUKUPI oleh ALLAH SWT.

Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 8 rakaat – maka ALLAH SWT mencatatnya termasuk golongan yang TUNDUK dan menghabiskan waktunya untuk BERIBADAH.

Dan, siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 12 rakaat – maka ALLAH SWT membangunkan baginya sebuah ISTANA INDAH DALAM SURGA.Tidak ada dalam sehari-semalam kecuali ALLAH SWT pasti MEMBERIKAN ANUGERAH serta SEDEKAH kepada hambaNYA” (HR. Thabrani dan Abu Daud).

Subhanallah !


5. BERSEDEKAH
Maha suci ALLAH SWT, ZAT yang telah membersihkan hati orang-orang beriman dari sifat angkuh dan serakah.

ALLAH SWT lah yang menyelipkan ke sanubari orang beriman perasaan Hiba, simpati sekaligus empati kepada orang-orang yang lemah dan membutuhakan bantuan, melalui bersedekah.

Bersedekah tidak harus besar, yang penting dengan KEIKHLASAN.Kita bersedekah TIDAK MENGHARAPKAN BALASAN dari orang yang kita bantu.Kita harus yakin ALLAH SWT lah yang akan membalas.

”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yg luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang MENAFKAHKAN (HARTANYA) DI WAKTU LAPANG & DI WAKTU SEMPIT, dan orang-orang yg menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat baik ” (QS. Ali Imran : 133-134)

” Perbandingan (balasan atau pahala) bagi orang-orang yg MEMBELANJAKAN HARTANYA DI JALAN ALLAH seperti satu biji yg menumbuhkan tujuh cabang, disetiap cabang menjuntai seratus buah, dan ALLAH akan menggandakan (pahala) kepada siapa yang Dia kehendaki, dan ALLAH itu luas (pemberian-Nya) lagi sangat mengetahui” (QS. Al-Baqarah : 261)

”Siapa yang MEMBANTU MENYELESAIKAN KESUSAHAN SESEORANG di dunia(lebih-lebih lagi saudara sesama Muslim), ALLAH PASTI MEMBANTU MENYELESAIKAN KESUSAHANNYA DI DUNIA dan AKHIRAT ” (HR. Bukhari).


Berkah sedekah bisa sirna jika orang yang bersedekah MENGUNGKIT-UNGKIT dan SELALU MENYEBUT-NYEBUT sedekah itu di depan umum.

Sedekah dapat MEMADAMKAN MURKA ALLAH SWT

Sedekah dapat MEMELIHARA MANUSIA DARI KEJAHATAN

Siapakah yang DIUTAMAKAN UNTUK DIBERI SEDEKAH ?

A- ANAK YATIM, karena sebelum dewasa anak yatim belum dapat mandiri.

Mereka adalah TITIPAN ALLAH SWT kepada hamba lainnya yang mampu.

B- FAKIR MISKIN, yang perlu dibantu agar dapat diberdayakan agar mandiri.

C- JANDA dan LANSIA, karena kehilangan tulang punggung pencari nafkahnya, serta kehilangan masa produktifnya.

D- YANG TERLILIT HUTANG

E- YANG TERKENA MUSIBAH


6. SELALU DALAM KEADAAN BERWUDHU

Banyak hadits yang sangat menganjurkan untuk TETAP BERWUDHU WALAU PUN TIDAK HENDAK MENDIRIKAN SHALAT.

Berdasarkan sunnah tsb, mulai generasi sahabat hingga orang-orang shaleh, senantiasa mereka MENJAGA WUDHU DALAM SEGALA AKTIVITI, baik dalam perjalanan,membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, dalam bekerja, ketika hendak tidur, termasuk sebelum & sesudah berhubungan suami-istri.

BERWUDHU BUKAN HANYA DISAAT MENGHADAP ALLAH SWT dalam shalat,tapi juga ketika akan tidur – BERADA DALAM KESUCIAN.ALLAH SWT berfirman :

”Sungguh, ALLAH menyukai orang-orang yg bertobat dan mereka yang MENYUCIKAN DIRI” (QS. Al-Baqarah : 222).

Abu Hurairah meriwayatkan RASULULLAH SAW, bersabda :

”Pada hari kiamat, karena bekas wudhunya (yang bercahaya). Siapa ingin memanjangkan ghurram-nya silakan lakukan” (HR. Bukhari).

”Siapa yang BERWUDHU (untuk mendapatkan) KESUCIAN, maka ALLAH akan MENETAPKAN BAGINYA DENGAN SEPULUH KEBAIKAN” (HR. Abu Daud)

”Seseorang senantiasa DIANGGAP SEPERTI DALAM KEADAAN SHALAT, asal dia tidak berhadas (= buang angin)” (HR. Bukhari)

7. SELALU BERDZIKIR

Dzikrullah memiliki daya hidup. Menghidupkan dan menyemangati jiwa yang rapuh,melapangkan jiwa yang sempit serta membangkitkan keyakinan bagi yang mengalami kelelahan dalam menjalani kehidupan.

DZIKIR yang UTAMA :

* La ilaha illallah wahdahu la syarika lah. Lahul mulku wa lahu hamdu wa huwa ’alakulli syay’in qadir

* Subhanallah wal hamdu lillah wa ilaha illallah wallahu akbar

* Subhanallah wa bihamdihi

* Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil azhim*

(surah Al-Fatihah)Rasulullah SAW bersabda :

”Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir, seperti ORANG YG HIDUP dan ORANG YG MATI” (HR.Bukhari)

”Dan laki-laki yang BANYAK MENYEBUT (MENGINGAT) ALLAH disertai dengan perempuan yang banyak menyebut Allah, maka Allah telah menyediakan untuk mereka KEAMPUNAN & PAHALA YG BESAR ” (QS. Al-Ahzab : 35

”Maka apabila kami telah menyelesaikan shalat,

INGATLAH DI WAKTU BERDIRI,DUDUK maupun BERBARING ….” (QS. An-Nisa : 103)

”Karena itu, INGATLAH KALIAN PADA-KU, niscaya Aku pun akan ingat padakalian…” (QS. Al-Baqarah : 152)

”INGATLAH TUHANMU SEBANYAK-BANYAKNYA dan BERTASBIHLAH dengan memuji Tuhanmu di waktu petang dan pagi ” (QS. Ali-Imran : 41)

Peribadi yang BERDZIKIR :

Setiap KALAMNYA adalah DAKWAH

Setiap DIAMNYA adalah DZIKIR

Setiap NAPASNYA adalah TASBIH

Setiap PANDANGAN MATANYA adalah RAHMAT

Setiap SUARA TELINGANYA selalu TERJAGA

Setiap FIKIRANNYA adalah BAIK SANGKA

Setiap GERAK HATINYA adalah DOA

Setiap SENTUHAN TANGANNYA adalah SEDEKAH

Setiap LANGKAH KAKINYA adalah JIHAD

Kekuatannya adalah SILATURAHIM

Kesibukannya adalah ASYIK MEMPERBAIKI DIRI

Kerinduannya adalah TEGAKNYA SYARIAT ALLAH SWT

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.

AMIN.Wallahu a’lam bishawab.
Subhanaka Allahumma Wabihamdika

Asyhadu Alla illaha illa Anta Astaghfiruka WaAtubu ilaik


kelebihan menghidupkan sunnah rasulullah s.a.w



Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِى فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun".



Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan besar bagi orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih lagi sunnah yang telah ditinggalkan kebanyakan orang. Oleh karena itu, Imam Ibnu Majah mencantumkan hadits ini dalam kitab “Sunan Ibnu Majah” pada Bab: “(Keutamaan) orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia)”

Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari berkata, “Orang muslim yang paling utama adalah orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia), maka bersabarlah wahai para pencinta sunnah (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam), karena sesungguhnya kalian adalah orang yang paling sedikit jumlahnya (di kalangan manusia)”

Faedah-faedah penting yang terkandung dalam hadits ini:


- Sunnah Rasulullah SAW adalah segala sesuatu yang bersumber dari Rasulullah SAW, baik ucapan, perbuatan maupun penetapan beliau SAW, yang ditujukan sebagai syariat bagi umat Islam.

- Arti “menghidupkan sunnah Rasulullah SAW” adalah memahami petunjuk Beliau SAW, mengamalkan dan menyebarkannya di kalangan manusia, serta menganjurkan orang lain untuk mengikutinya dan melarang dari menyelisihinya.

- Orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah SAW akan mendapatkan dua keutamaan (pahala) sekaligus, yaitu keutamaan mengamalkan sunnah itu sendiri dan keutamaan menghidupkannya di tengah-tengah manusia yang telah melupakannya. Syaikh Muhammad bih Shaleh al-’Utsaimin -rahimahullah- berkata, “Sesungguhnya sunnah Rasulullah SAW jika semakin dilupakan, maka (keutamaan) mengamalkannya pun semakin kuat (besar), karena (orang yang mengamalkannya) akan mendapatkan keutamaan mengamalkan (sunnah itu sendiri) dan (keutamaan) menyebarkan (menghidupkan) sunnah di kalangan manusia”.

- Allah Ta’ala memuji semua perbuatan Nabi SAW dan menamakannya sebagai “teladan yang baik“, dalam firman-Nya, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS al-Ahzaab:21). Ini menunjukkan bahwa orang yang meneladani sunnah Rasulullah SAW berarti dia telah menempuh ash-shirathal mustaqim (jalan yang lurus) yang akan membawanya mendapatkan kemuliaan dan rahmat Allah Ta’ala.

- Ayat ini juga mengisyaratkan satu faedah yang penting untuk direnungkan, yaitu keterikatan antara meneladani sunnah Rasulullah SAW dengan kesempurnaan iman kepada Allah dan hari akhir, yang ini berarti bahwa semangat dan kesungguhan seorang muslim untuk meneladani sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan pertanda kesempurnaan imannya.

Syaikh Abdurrahman as-Sa’di ketika menjelaskan makna ayat di atas, beliau berkata, “Teladan yang baik (pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) ini, yang akan mendapatkan taufik (dari Allah Ta’ala) untuk mengikutinya hanyalah orang-orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan) di hari akhir. Karena (kesempurnaan) iman, ketakutan pada Allah, serta pengharapan balasan kebaikan dan ketakutan akan siksaan Allah, inilah yang memotivasi seseorang untuk meneladani (sunnah) Rasulullah SAW".

Kepentingan Sunnah Rasulullah

Dari Anas bin Malik ra. katanya, Rasulullah SAW telah berkata kepadaku: 'Hai anakku! Jika engkau mampu tidak menyimpan dendam kepada orang lain sejak dari pagi sampai ke petangmu, hendaklah engkau kekalkan kelakuan itu! Kemudian beliau menyambung pula: Hai anakku! Itulah perjalananku (sunnahku), dan barangsiapa yang menyukai sunnahku, maka dia telah menyukaiku, dan barangsiapa yang menyukaiku, dia akan berada denganku di dalam syurga! ' (Riwayat Tarmidzi)

Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Nabi SAW yang berkata: "Barangsiapa yang berpegang dengan sunnahku, ketika merata kerusakan pada ummatku, maka baginya pahala seratus orang yang mati syahid". (Riwayat Baihaqi) Dalam riwayat Thabarani dari Abu Hurairah ra. ada sedikit perbedaan, yaitu katanya: Baginya pahala orang yang mati syahid. (At-Targhib Wat-Tarhib 1: 44)

Maka marilah kita sama-sama mengamalkan sunnah Beliau dalam erti kata demi mengejar Syafaat Rasulullah...

Thabarani dan Abu Nu'aim telah mengeluarkan sebuah Hadis marfuk yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. bahwa Nabi SAW telah bersabda: Orang yang berpegang kepada sunnahku dalam zaman kerusakan ummatku akan mendapat pahala orang yang mati syahid. Hakim pula meriwayatkan dari Abu Hurairah ra. juga bahwa Nabi SAW telah berkata: Orang yang berpegang kepada sunnahku dalam masa perselisihan diantara ummatku adalah seperti orang yang menggenggam bara api. (Kanzul Ummal 1: 47)

Dan Muslim pula meriwayatkan dari Anas ra. dari Rasulullah SAW katanya: Orang yang tidak suka kepada sunnahku, bukanlah dia dari golonganku! Demikian pula yang dikeluarkan oleh Ibnu Asakir dari Ibnu Umar ra. cuma ada tambahan di permulaannya berbunyi: Barangsiapa yang berpegang kepada sunnahku, maka dia dari golonganku.

Kemudian Daraquthni pula mengeluarkan sebuah Hadis dari Siti Aisyah r.a. dari Nabi SAW katanya: Sesiapa yang berpegang kepada sunnahku akan memasuki syurga!

Dan dikeluarkan oleh As-Sajzi dari Anas ra. dari Nabi SAW katanya: Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka dia telah mengasihiku, dan siapa yang mengasihiku dia akan memasuki syurga bersama-sama aku!

Sunnah Sunnah - sunah Rasulullah S.A.W Dalam Amalan Seharian


Sunnah - sunah Rasulullah S.A.W ketika bangun dari tidur

**Menyapu kesan-kesan tidur pada muka dengan tangan.
Imam Nawawi dan Imam Ibn Hajar merekodkan, sunat menyapu kesan-kesan tidur yang terlekat pada muka dengan menggunaka tanhan apabila bangun daripada tidur berdasarkan hadis Rasulullah S.A.W:

فاستيفظَ رسولُ الله (ص) فَجَلسَ يسمَحُ النومَ عن وجْهِه بِيدِه
“Rasulullah S.A.W bangun daripada tidur lalu baginda duduk sambil menyapu kesan-kesan tidur pada wayahnya.”

(diriwayatkan oleh Imam Muslim)

**Membaca doa bangun daripada tidur:
الْحَمد لله الذي أحْيانا بعد ما أَماتنا وإليه النُّشور

“Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami selepas Dia mematikan kami (tidur) dan kepadaNya kami akan dibangkitkan.”
(diriwayatkan oleh Imam Bukhari)



** Bersugi:
كان (ص) إذا قام من الليل يَشُوْصُ فاه باسٍّواكِ

"Rasulullah S.A.W. apabila bangun daripada tidur, baginda menggosok giginya menggunakan siwak (kayu sugi)."
Antara kebaikan bersugi adalah mengembalikan kesegaran dan kecergasan tubuh badan serta dapat menghilangkan bau mulut yang tidak menyenangkan.

Sunnah Nabi Amalan Seharian

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
1) Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

2) Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

3) Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, kerana masjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang
mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

4) Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

5) Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

6) Jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

7) Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Antara Sunnah-sunnah Nabi saw sebelum, ketika dan selepas tidur :-


- Jangan tidur menghadap kaki arah Qiblat. Ini adalah kedudukan tidur orang yang telah mati.

- Baca 4 Qul tiup ke tapak tangan dan sapu keseluruh badan untuk menghindarkan sihir dan niat jahat manusia.

- Niat untuk bangun Tahajjud. Sekiranya tidak terjaga, Allah swt akan mengira seolah-olah dia bertahajjud sepanjang malam. Tahajjud adalah sebaik-baik pelindung daripada sihir dan buatan orang.

- Ambil wudhu sebelum tidur dan Solat Sunat Taubat 2 rakaat.

- Maafkan semua kesalahan manusia pada kita dan halalkan semua hutang piutang sebelum tidur.Bangun tidur boleh buka fail semula kalau mahu.

- Tidur cara Rasulullah saw dengan mengiring badan ke kanan dan tapak tangan di bawah pipi.

Banyak lagi Sunnah Nabi saw yang boleh diamal, semuanya mudah untuk dilakukan.

Peringatan :

Pesan Nabi saw,

dilarang tidur meniarap terutama lelaki.

Sekiranya tidur dengan kain pelikat, ikat hujung kain supaya tidak menimbulkan fitnah.

Tutup aurat ketika tidur.

Kenapa ya? Lelaki yang tidur meniarap, dibawahnya Syaitan/ Jin Betina.

Tidur bogel atau tidak menutup aurat akan menghindarkan Malaikat Rahmat dan mengundang makhluk lain.

Sekiranya bersetubuh tanpa membaca doa,Syaitan/Jin akan bersama-sama menjamah isteri kita. Kemungkinan besar benih yang masuk bercampur dengan benih-benih Syaitan/ Jin. Jadi jangan marah kalau anak-anak ikut perangai “bapa-bapa angkat” mereka ketika kita bersetubuh dulu.

My MixPod